Backup dan Restore Konfigurasi Router Cisco

Backup dan Restore Konfigurasi Router Cisco. – Untuk menyimpan hasil backup ini dibutuhkan server TFTP. Proses backup tidak hanya untuk file konfigurasi, namun bisa juga dilakukan untuk backup Cisco IOS. Keuntungan melakukan backup yaitu jika suatu saat konfigurasi missing atua Cisco IOS corrupt, maka kita bisa dengan mudah melakukan restore konfigurasi atau Cisco IOS yang sudah kita simpan di server TFTP sebelumnya.

Informasi Topologi dan Tabel Addressing

Topologi

Tabel Addressing

DeviceInterfaceIP AddressSubnet MaskDefault Gateway
R1G0/0/012.12.12.1255.255.255.0N/A
G0/0/1192.168.1.254255.255.255.0N/A
R2G0/0/012.12.12.2255.255.255.0N/A
G0/0/1192.168.2.254255.255.255.0N/A
S1N/AVLAN 1N/AN/A
S2N/AVLAN 1N/AN/A
PC 01NIC192.168.1.1255.255.255.0192.168.1.254
PC 02NIC192.168.2.1255.255.255.0192.168.2.254
TFTP-Srv01NIC192.168.1.11255.255.255.0192.168.1.254
TFTP-Srv02NIC192.168.2.11255.255.255.0192.168.1.254


Tujuan

  • Backup dan restore konfigurasi router cisco

Konsep Dasar

Agar tidak terjadi kehilangan konfigurasi router, biasakan setelah mensetting router untuk menjalankan command copy running-config startup-config atau write memory untuk menyimpan konfigurasi. Untuk mengetahui informasi hardware dan software router kita bisa menggunakan beberapa command, contohnya show version atau show interface. Hasil output command tersebut berupa informasi Ethernet cable, RAM, NVRAM, dan masih banyak lainnya.


Konfigurasi

Backup konfigurasi R1

Sebelum proses backup dilakukan, pastikan konektivitas antara router R1 dan TFTP-Srv01 tidak ada masalah. Untuk mengeceknya gunakan tes Ping san pastikan Success rate is 100 percent.

Backup dan Restore Konfigurasi Router Cisco - Tes Ping R1 ke TFTP Server

Kemudian pastikan service TFTP Server sudah aktif. Caranya pilih TFTP-Srv01 > Tab Services > TFTP > Service ON

Setelah koneksi dari R1 ke TFTP-Srv01 sukses, langkah selanjutnya yaitu eksekusi command backup konfigurasi di R1.

Ketikkan command backup berikut di R1 :

Address or name of remote host []?Isikan IP Address Server TFTP yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan hasil backup konfigurasi
Destination filename [R1-confg]?Nama file hasil backup. by default namanya adalah R1-confg, tapi bisa diganti sesuai keinginan.

R1#
R1# copy running-config tftp:
Address or name of remote host []? 192.168.1.11
Destination filename [R1-confg]? Backup-R1-confg

Writing running-config...!!
[OK - 708 bytes]

708 bytes copied in 0.001 secs (708000 bytes/sec)
R1#

Berikut adalah hasil dari backup konfigurasi yang sudah masuk di TFTP server TFTP-Srv01 dengan nama Backup-R1-confg sesuai dengan penamaan saat proses backup.


Backup Cisco IOS Router R1

Tampilkan lokasi penyimpanan Cisco IOS yang akan dibackup

R1#
R1# show flash

Maka akan muncul tiga file, cisco IOS berekstensi file .bin

Proses Backup Cisco IOS R1 ke TFTP Server

Source filename []?Nama file cisco IOS yang akan di backup, seperti yang telah ditampilkan pada command show flash
-> isr4300-universalk9.16.06.04.SPA.bin
Address or name of remote host []?Isikan IP Address Server TFTP yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan hasil backup konfigurasi
-> 192.168.1.11
Destination filenameNama file hasil backup. by default namanya akan disamakan dengan Source filename, tapi bisa diganti sesuai keinginan.

R1#
R1#copy flash tftp
Source filename []? isr4300-universalk9.16.06.04.SPA.bin
Address or name of remote host []? 192.168.1.11
Destination filename [isr4300-universalk9.16.06.04.SPA.bin]? Backup-isr4300-universalk9.16.06.04.SPA.bin

Writing isr4300-universalk9.16.06.04.SPA.bin...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
[OK - 486899872 bytes]

486899872 bytes copied in 12.103 secs (129601 bytes/sec)
R1#

dan berikut adalah file cisco IOS dari hasil backup yang telah masuk ke TFTP Server


Restore konfigurasi R1

Perbedaan proses backup dan restore adalah kalo backup menyimpan konfigurasi router ke TFTP, sedangkan restore yaitu download konfigurasi dari TFTP Server ke router yang akan di berikan file backup.

Misalkan kita ingin mengconfig router dengan konfigurasi yang identik, maka kita bisa menggunakan file konfigurasi yang sudah disimpan di TFTP server. Dengan mensetting koneksi TFTP dan router, maka kita bisa mendownload config di TFTP server diarahkan ke router dan mengubah settingan yang berbeda kemudian disesuaikan dengan konfigurasi yang sudah direncanakan.

Yang perlu diingat dari backup dan restore ini adalah source dan destination. Kalo backup berarti sourcenya router dan destinationnya TFTP, sedangkan restore yang berfungsi sebagai sourcenya TFTP dan destinationnya router.

Command restore di Router Baru

Berikut adalah file backup konfigurasi yang akan dibackup yang ada didalam Server TFTP dengan nama Backup-R1-confg

Backup-dan-Restore-Konfigurasi-Router-Cisco-Hasil-Backup-Configuration

Berikut adalah topologi dengan sekenario sebagai berikut :

  1. File backup konfigurasi dari Router R1 dengan nama Backup-R1-confg telah berada di TFTP Server (TFTP-Srv01)
  2. File dengan nama Backup-R1-confg akan direstore ke Router baru (R-Backup).
  3. Setting IP Address pada Router R-Backup satu sengmen dg jaringan A 192.168.1.0/24, dalam lab ini saya berikan ip address 192.168.1.253 agar berbeda dengan ip address R1.
  4. Jalankan Command Restore.
Address or name of remote host []?IP Address TFTP Server tempat menyimpan file backup konfigurasi
-> 192.168.1.11
Source filename []?Nama file backup yang akan direstore ke router
-> Backup-R1-confg

dan berikut adalah command-nya :

Router#
Router#copy tftp running-config
Address or name of remote host []? 192.168.1.11
Source filename []? Backup-R1-confg
Destination filename [running-config]?

Accessing tftp://192.168.1.11/Backup-R1-confg...
Loading Backup-R1-confg from 192.168.1.11: !
[OK - 708 bytes]


708 bytes copied in 0.001 secs (708000 bytes/sec)
R1#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

Hasil Restore

Dan Berikut adalah hasilnya router yang telah direstore dengan file backup konfigurasi.

Dari gambar di atas saya tampilkan beberapa perubahan :

Konfigurasi LamaKonfigurasi Baru
HostnameRouterR1
Service Passwordno service password-encryptionervice password-encryption
Enable Secret(Tidak ada)enable secret 5 $1$mERr$thF1sEHJ9Dl2J3WzXxyZ1/
IP Address G0/0/1192.168.1.253
255.255.255.0
192.168.1.254 255.255.255.0
*mengikuti R1
Dan masih banyak lagi, silahkan di amati sendiri perbedaannya

Dan satu hal lagi yang penting dan perlu diperhatikan, berhubung konfigurasi Router R-Backup adalah duplikasi dari konfigurasi Router R1, maka harus ada yang di ubah, misalnya IP Address akan mengikuti R1, jadi harus di ganti dengan IP Address Baru yang berbeda, atau bisa di kembalikan ke 192.168.1.253 lagi, yang penting IP Address tersebut tidak boleh ada yang sama.


Sekian, Semoga bermanfaat dan… Terimaksih.

#Netadmin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *