Remote Access Telnet Router (Lab 2)

Lab 2. Remote Access Telnet Router

Remote Access Telnet Router (Lab 2)Telnet adalah suatu protokol client-server yang bisa memberikan akses remote (jarak jauh) untuk login device atau perangkat tertentu dalam sebuah jaringan. Telnet biasanya dipakai untuk login ke perangkat networking misalnya Router, Switch, maupun komputer server.

Dalam pembahasan kali ini Telnet digunakan untuk remot perangkat Router. Cara ini membutuhkan kabel UTP dan memerlukan settingan IP address pada sisi router maupun Komputer.

Skuy… langsung aja praktik.

Topologi


Tabel Addressing

DeviceInterfaceIP AddressSubnet MaskDefault Gateway
R1G0/0/012.12.12.1255.255.255.0N/A
G0/0/1192.168.1.254255.255.255.0N/A
R2G0/0/012.12.12.2255.255.255.0N/A
G0/0/1192.168.2.254255.255.255.0N/A
S1N/AVLAN 1N/AN/A
S2N/AVLAN 1N/AN/A
PC 01NIC192.168.1.1255.255.255.0192.168.1.254
PC 02NIC192.168.2.1255.255.255.0192.168.2.254


Tujuan

Remote access R1 dan R2 menggunakan telnet dari PC 01 dan PC 02

Konsep Dasar

Untuk mensetting router menggunakan command line dapat kita lakukan dengan tiga cara yaitu :

Console
Koneksi membutuhkan kabel console dan tidak memerlukan settingan IP address pada sisi router maupun Komputer

Telnet
Koneksi membutuhkan kabel UTP dan memerlukan settingan IP address pada sisi router maupun Komputer. Komunikasi telnet bersifat clear-text protocol, sehingga masih ada kekurangan dari sisi keamanan yaitu password dapat dengan mudah dilihat menggunakan packet sniffer.

SSH
Koneksi membutuhkan kabel UTP dan memerlukan settingan IP address pada sisi router maupun Laptop. Komunikasi SSH bersifat encrypted protocol (enkripsi), sehingga lebih aman dibandingkan dengan telnet.

Konfigurasi

Untuk mensetting telnet di router, berikut ini command yang diperlukan :

R1(config)# line vty 0 4
R1(config-line)# password <password>
R1(config-line)# login

Ini Penting! Agar kita dapat melakukan akses telnet ke router, command enable password atau enable secret harus disetting terlebih dahulu. Basic Router Configuration (Lab 1)

Pada settingan gambar topologi diatas, R1 dan R2 diasumsikan sudah disetting akses telnet dengan password ciscovty dan enable secret ciscosec (Basic Router Configuration (Lab 1). Oleh karena itu, kita langsung dapat meremote telnet R1 dan R2.

Akan tetapi, sebelum PC 01 dan PC 02 meremote router mengguakan telnet, PC 01 dan PC 02 harus disetting IP addressnya sesuai dengan tabel addressing diatas. Kemudian lakukan tes Ping dari PC 01 ke R1 dan PC 02 ke R2 dan pastikan berhasil tes konektivitasnya antara Komputer PC dan router.

Setting IP address PC 01

Klik PC 01 -> Pilih tab Desktop -> Klik IP Configuration -> Inputkan IP address sesuai tabel addressing diatas.

Setting IP address PC 02

Lakukan seperti Setting IP address PC 01

Verifikasi

Setelah disetting IP address PC 01, kemudian lakukan tes Ping dari PC 01 ke interface Fa0/0/1 R1 menggunakan command prompt. Interface Fa0/0/1 R1 berfungsi sebagai gateway PC 01.

1) Tampilkan konfigurasi PC 01

2) Dan hasil tes Ping tampil reply seperti dibawah ini

3) Telnet dari PC 01 ke Router R1

Setelah berhasil terhubung ke service telnet router, inputkan password telnet ciscovty dan ketikkan command enable, kemudian inputkan password ciscosec.

Muncul login access dan banner yang isinya “Unauthorized access prohibited!”.

Akses telnet dari PC 01 ke Router R1 sudah berhasil. Dengan telnet kita bisa meremote router dari mana saja asalkan ada koneksi dari user ke router.


Bagaimana caranya agar saat telnet, router tidak hanya ditanyakan password saja, akan tetapi ditanyakan username juga? Jadi saat telnet kita harus tahu username dan password-nya, jika tidak tahu maka akses telnet tidak bisa dilakukan.

Jawaban ada di materi selanjutnya :

Sekian dan Terimakasih.

Netadmin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *