Tips & Trik Menggunakan Cisco Packet Tracer

Tips & Trik Cisco Packet Tracer

Tulisan kali ini saya beri judul Tips & Trik Menggunakan Cisco Packet Tracer. Tidak hanya seputar penggunaan Software Cisco Packet tracer, tapi juga hal-hal lain terkait config cisco device juga, soal penggunaan shortcut untuk mempercepat konfigurasi dan sebagainya.

Fyi,.. ini bukan hal yang wajib dan yang harus di lakukan. Semua soal “kenyamanan” aja, berhubung ini adalah blog pribadi saya, jadi ini tulisan juga berdasarkan sudut pandang dari saya pribadi, dan tidak harus diikuti.

Langsung aja disimak brooh… Cekidot…


1) Menampilkan Port Labels

Sebenernya ini tidak harus dilakukan sih. Tapi mungkin ini adalah salah satu untuk mempermudah dalam belajar. By default pada Cisco Packet tracer Port Labels ini tidak ditampilkan, tapi saran aja saat belajar bisa di tampilkan untuk melihat secara langsung type Port GigabitEthernet atau FastEthernet, kemudian Port yang terhubung dengan device lain port berapa.

Misalnya Gig0/0/0 pada Router 01 terhubung dengan Gig0/0/0 pada Router 02, ini dangat memudahkan kita saat melihat desain topologi yang kita buat. Tapi jangan lupa untuk mengecek IP Address router bisa menggunakan command #show ip interface brief

Untuk lebih jelasi bisa lihat gambar berikut.

Cara menampilkannya ada di Menu Options > Preferences… > Tab Interface > Always Show Port Labels in Logikal Workspace di Check.


2) Menyembunyikan Device Model Labels

Nah, kemudian yang ke dua adalah Menyembunyikan Device Model Labels. ini juga bukan hal yang wajib sih, tapi kalo menurut saya terlalu rame aja kalo ditampilkan, untuk case tertentu perlu di tampilkan, akan tetapi untuk yang baru belajar mungkin bisa disembunyikan dulu supaya tampilan nya tidak terlalu rame.

Untuk lebih jalas bisa lihat gambar berikut :

Terlihat lebih sederhana kan? nah cara menyembunyikan masih di menu yang sama, yaitu Menu Options > Preferences… > Tab Interface > Show Device Model Labels di Uncheck atau gak usah di centang.


3) Memperbesar Font Size pada Terminal

Sebenernya ini juga tidak terlalu penting juga, tapi menurut saya kelo demi kenyamanan dalam konfig mengkonfig tidak ada salahnya dicoba, karena by default ukuran font pada terminal cuma 8 pt, menurut saya terlalu kekecilan dan ga enak dimata, apalagi saat konfig kita akan sangat lama menghadap ke layar monitor, apalagi isinya cuma teks Command.

Untuk lebih detail berikut adalah gambar perbedaannya, font size 8pt (Default) dengan 12 pt yang sudah diperbesar.

Cara merubah ukurannya Menu Options > Preferences… > Tab Font > Dialogs CLI > ( Ubah menjadi 12 pt atau sesuai selera 😀 )


4) Shortcut Translatting Domain Server Name Lookup Abborted

Pasti bagi pengguna Packet tracer pernah ngalamin salah ketik command dan sudah terlanjur di Enter. Kemudian muncul pesan Translating "command"...domain server (255.255.255.255) dan harus nunggu waktu yang sangat lama supaya terminalnya bisa digunakan lagi.

Saya pribadi pernah nyoba mengukur menggunakan stopwatch berapa lama waktu melakukankan proses Translatting ini, dan ternyata kurang lebih 1 Menit. Cukup lama bukan? Waktu 1 menit tersebut kalo kita tinggal bisa kita gunakan untuk buat kopi, sampe nyiapin camilan saat konfig :v tapi ya masa kita harus nungguin selama itu hanya nungguin proses translatting selesai.

Ternyata ada shortcut untuk Abborted atau membatalkan proses translating tersebut yaitu cukup mudah yaitu dengan cara menekan tombol pada keyboard Ctrl+Shift+6 Secara Berasamaan.


Sekian dulu yaa… Jika ada tambahan nanti akan saya update dipembahasannya. Jika brader brader pernah ngalamin atau mungkin ada tambahan Tips dan Trik bisa Tambahkan dikolom komentar supaya bisa saya tambahkan juga, supaya pembaca pembaca lain ikut mendapatkan manfaat setelah membaca tulisan ini.

Terimaksih

-Netadmin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *